Breaking

Bila tak Sesuai Standar, Taman Wisata di #Sumut akan Ditutup

ilustrasi
SIATASBARITA ONLINE -- Perusahaan pengelola taman rekreasi yang tergabung dalam Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (Putri) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) diminta terus berbenah. Diantaranya dengan melakukan standarisasi perusahaan.

Demikian ungkap Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi, saat menghadiri Pengukuhan DPD PUTRI Provinsi Sumut periode 2018-2022 di Aula Raja Inal Siregar, Lantai 2 Kantor Gubsu, Rabu (11/4).

"Pengurus DPD Putri agar terus membenahi anggotanya, karena kalau tidak sesuai dengan standar, konsekuensinya usaha taman wisata akan ditutup," tegas Erry.

Menurut dia, DPD Putri Sumut dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) perlu duduk bersama, menyusun regulasi tentang standarisasi perusahaan taman rekreasi, bahkan juga hotel, restoran, dan semua objek-objek wisata yang ada di daerah ini. Sehingga Peraturan Gubernur atau Peraturan Kepala Daerah tentang standarisasi itu, segera dapat dikeluarkan.

Dikatakannya, standarisasi dilakukan untuk kebaikan semuanya dan agar dapat tertata dengan baik.

"Agar kita semuanya bisa tegak kepala dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Karena kita bukan hanya ingin berperan di lokal saja, tetapi juga di tingkat internasional," ujar Erry.

Dalam kesempatan itu, Erry juga mengucapkan selamat kepada para pengurus DPD PUTRI Provinsi Sumatera Utara yang baru dikukuhkan.

"Mudah-mudahan perkumpulan ini bisa menambah kekompakan kita untuk memajukan pariwisata di Sumut," katanya.

Ketua DPD PUTRI Sumut Syarifuddin Siba mengatakan, sangat mendukung Pemprovsu, dalam hal ini Gubsu, yang akan membahas tentang peraturan standarisasi perusahaan taman rekreasi.

"Karena di Sumut pada saat ini ada lebih dari 385 usaha taman rekreasi. Ada yang sudah jaya dan ada yang masih kecil," ungkapnya.

Dengan demikian, wisatawan lokal dan mancanegara tidak akan ragu lagi untuk datang ke taman rekreasi di daerah ini. "Ini sangat baik sekali dan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan yang datang ke Provinsi Sumatera Utara," sebutnya.

Syarifuddin Siba juga mengajak kepada seluruh pengusaha-pengusaha yang ada di Sumatera Utara, khususnya usaha taman rekreasi agar bekerjasama mendukung program dalam meningkatkan kunjungan wisatawan.

"Mari kita semua khususnya usaha taman rekreasi mendukung program kunjungan satu juta wisatawan ke Provinsi Sumatera Utara. Jangankan 1 Juta, dengan kerjasama 385 pengusaha, seluruh stakeholder dan Pemprovsu bekerjasama akan lebih satu juta wisatawan yang datang ke Sumut," katanya. (sumber)


Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.